00 Step To Excellence A Guide for Athletes, Coaches, and Parents

STAGE 1

  • Atlit akan bisa menghasilkan dan menjelaskan dengan benar sebuah grip, termasuk poin2 yang ditekankan lainnya (pressure point).
  • Atlit akan bisa mendemokan dengan benar posisi siap.
  • Atlit akan bisa mengeksekusi basic stroke berikut dengan bentuk yang tepat, control arah (directional control), dengan sukses rata 80% ketika difeed pelatih:
    • Backhand push dan forehand push membalas under-spin
    • Backhand dan forehand block membalas topspin
    • Backhand dan forehand drive membalas topspin
    • Backhand dan forehand topspin membalas under-spin
  • Atlit akan mendemokan pemahaman tentang elemen dasar dari semua stroke :
    • Bagaimana (how) mentouch bola – Friction VS Force tipe mengkontak bola
    • Kapan (when) – Waktu yang tepat melakukan setiap basic stroke
    • Dibagian mana (where) mentouch bola – Lokasi bola yang tepat melakukan setiap basic stroke
  • Atlit akan mempelajari dasar teori dari under-spin dan topspin. Ini termasuk :
    • Bagaimana spin berefek pada terbang bola
    • Dibagian mana mentouch bola untuk menghasilkan spin
    • Konsep dari mengikuti (going) atau melawan (against) putaran bola (spin).
  • Atlit akan memahami teori dasar berikut :
    • Aturan bahwa melakukan percepatan gerakan raket mempengaruhi semua stroke
    • Aturan dari backswing dalam membantu timing stroke.
  • Atlit akan belajar basic serve seperti dia mempelajari setiap stroke.
    • Contoh: Backhand Push = belajar backhand serve under-spin.

STAGE 2

  • Atlit akan bisa menghasilkan dengan tepat 2-step footwork dalam kedua arah ketika mengeksekusi benar stroke.
  • Atlit akan bisa menghasilkan kombinasi stroke campuran membalas underspin dan topspin, menggunakan semua basic stroke dengan keberhasilan rate 80%.
  • Atlit akan bisa dengan keberhasilkan lengkap secara konsisten dalam drill bersama seorang partner.
  • Atlit akan diperkenalkan konsep kontak bola pada inside dan outside dalam mengendalikan arah bola.
  • Atlit akan bisa mengubah titik kontak bola mereka untuk memperbaiki perubahan antara topspin dan under-spin dalam memberi bola.
  • Atlit akan diperkenalkan konsep pemakaian lower body (tubuh direndahkan) dalam menghasilkan tenaga.

STAGE 3

  • Atlit akan diperkenalkan konsep menghasilkan topspin dalam berbagai kecepatan (gears) dengan cara pengontrolan sejumlah penggunaan tubuh.
  • Atlit akan memperlajari dan bisa menghasilkan Modified Forehand Serve Grip.
  • Atlit akan focus pada pengembangan kecukupan keahlian tangan dalam menghasilkan serve heavy spin.
  • Atlit akan diperkenalkan konsep “stopping” spin dalam menerima serve lawan.
  • Atlit akan belajar mengenai hubungan antara akselerasi raket dan going atau against bersama putaran bola dalam menghadapi stroke lawan.
  • Atlit akan bisa menghasilkan forehand dan backhand dropshot, flip, dan push membalas serve pendek.
  • Atlit akan bisa menghasilkan dan menjelaskan akibat dari sidespin pada bola.
  • Atlit akan diperkenalkan konsep applying dan redirecting power membalas lawan.
  • Atlit akan diperkenalkan konsep becoming “un-weight’ ketika menghasilkan power maximum.
  • Atlit akan bisa menghasilkan Backhand dan forehand Loop membalas pemberian bola2 Topspin dan backhand.
  • Atlit akan bisa mempraktekkan (bersama partner) penggunaan system urutan 5 bola. Ini terdiri dari praktek menfokuskan pada 1 dari 5 stroke dalam game:
    • 1st – Serve
    • 2nd – Serve Return
    • 3rd – 3rd. Ball Attack
    • 4th – 4th. Ball Defence dan Counter Attack.
    • 5th – 5th. Ball Attack

STAGE 4

  • Atlit, bekerja bersama pelatih, akan mulai mengembangkan gaya permainan personalnya. Ini akan dilengkapi dengan latihan :
    • Karakter gaya permainan sekarang yang digunakan pada Level Dunia.
    • Kekuatan dan kelemahan gaya2 tsb dan gaya permainan mana yang terbaik dalam pertandingan.
    • Gaya permainan apa yang membuat mereka merasa nyaman (enjoy) bermain.
  • Atlit akan belajar strategy dasar yang terdiri dari empat cara untuk memenangkan point. Keempatnya termasuk :
    • Power
    • Mengatur Jebakan (setting trap) untuk lawan, varying speed, spin, height, dan placement untuk memaksakan kesalahan lawan.
    • Special Tehnik – raket kombinasi, spesial serve, atau unique shot.
    • Time Pressure – bermain lebih cepat dari lawanmu adalah permainan yang nyaman.
  • Latihan akan focus pada pengembangan pattern of play yang paling cocok dengan gaya permainan atlit.
  • Atlit akan mengembangkan tehnik efektif dengan jarak close, mid dan far terhadap meja dengan mencurahkan focus latihan pada jarak ideal dari gaya atlit.
  • Footwork crossover akan diperkenalkan dan dilatih selama stage ini.

STAGE 5

  • Atlit akan mengembangkan kelebihan pada tehnik stroke untuk melengkapi gaya bermainnya.
  • Atlit akan bisa membuat pengaturan grip yang diperlukan selama permainan dalam meningkatkan hasil stroke tertentu.
  • Latihan (drill) akan fokus pada konsistensi dan mempelajari skill2 baru.
  • Atlit akan fokus pada pengayaan (improv) serve dan receive, difokuskan pada penempatan serve yang tepat dan menunjang pattern gaya mereka.
  • Atlit akan fokus pada pengayaan footwork, difokuskan pada gerakan2 yang diperlukan dalan menunjang gaya mereka.
  • Latihan Atlit akan berlanjut untuk memfokuskan pengembangan stroke terkuat mereka (main weapons).

STAGE 6

  • Latihan selama stage ini memfokuskan pada penambahan tehnik advance ke dalam gaya permainan atlit memnggunakan latihan 5-Point System.
  • Atlit seharusnya sekarang memiliki keahlian tehnik yang diperlukan untuk implement sebarang dari 4 cara dasar unutk menangkan poin membalas sembarang gaya permainan lawan.
  • Pengembangan Tehnik Utama atlit, sekarang seharusnya sudah lengkap.

STAGE 7

  • Latihan selama stage ini memfokuskan pada taktik spesifik membalas gaya2 permainan berbeda dan pada berbagai stage dalam pertaningan.
  • Drill selama stage ini menjadi lebih acak, memaksa atlit untuk mulau berkonsentrasi lebih pada apa yang lawan lakukan.

STAGE 8

  • Latihan selama stage ini memfokuskan pada pembuatan perubahan kecil pada tehnik yang terbukti pada main tanding yang intensive.
  • Latihan selama stage ini memfokuskan pada persiapan atlit “Pada Kondisi Puncak” menghadapi kompestisi besar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: